Menu

Mode Gelap

Kuliner Makanan · 11 Sep 2022 16:00 WIB

Antara Teh Poci Dan Gudeng Mbok Jum


Antara Teh Poci Dan Gudeng Mbok Jum Perbesar

Bagi penggemar minum teh pasti tidak asing dengan teh poci. Teh seduh yang di proses dalam teko tanah liat. Cita rasa tehnya khas pahit, sepet, harum aroma daun teh.

Banyak rumor mengatakan, semakin hitam dan berkerak teko poci semakin nikmat rasa tehnya, dibanding yang masih bersih berwarna tanah liat. Bisa jadi anggapan itu benar karena sisa air teh yang menempel meresap dalam teko tanah membentuk aroma tersendiri yang tidak bisa dibuat secara instant. Mesti melalui proses penyeduhan teh dan air panas  berbulan bulan bahkan bertahun, hingga menghasilkan residu air teh di cawan bagian dalam.

Lantas apa hubungannya teh poci dengan penjual gudeg lesehan? Logika kuliner mengatakan, bahwa jari tangan mbok Jum, yu Sri dan mbok-mbok lainnya menjadi kunci citarasa makanan tradisional yang banyak disukai itu. Jari jari tangan yang setiap pagi mengolah bumbu, rempah rempah, gori (bahan gudeg),  telur hingga daging ayam secara otomatis membentuk “kerak” yang khas. Sekujur kulit jari kusam kadang berparut hasil bersentuhan aneka bahan makanan selama  bertahun tahun seolah membentuk aroma khas. Maka tak heran, menu gudeg komplit paling nikmat adalah yang di ambil dengan jari tangan penjualnya langsung. Gudeg hasil jumputan tangan beda rasa dengan yang mengambil menggunakan sendok. Daging ayam yang disuwir beda rasa dengan yang dipotong pisau.

Jadi bagi para penggemar kuliner, teh poci berkerak sama halnya dengan jari mbok Jum yang kusam berkerak bumbu. Proses kenikmatan rasa alamiah berlangsung bertahun tahun. Meski tidak sepenuhnya teh poci merek kang marto dan gudeg gambar yu Parmi yang nikmat, tapi sesering apa poci itu digunakan dan selama apa penjual gudeg mengolah bumbu dengan tangannya, menjadi logika kuliner yang bisa diterima akal.

Asal jangan salah orang, tukang servis printer jarinya juga kusam, tapi kalau jualan gudeg rasanya pahit. Suweeer deh!!

Artikel ini telah dibaca 4 kali

Baca Lainnya

Aneka Wajik, Citarasa Dan Asalnya

17 September 2022 - 07:11 WIB

Tahu Pong, Kuliner Legendaris Semarang Kolaborasi Racikan Menu Jepang Dan Tiongkok

11 September 2022 - 08:00 WIB

Tempe, Makanan Olahan Asli Indonesia Yang Mendunia

10 September 2022 - 07:09 WIB

How Collection Made Me A Better Salesperson Than You

26 Agustus 2021 - 22:18 WIB

Don’t Just Sit There! Start Getting More Collection

26 Agustus 2021 - 22:15 WIB

Super Easy Ways To Handle Your Extra Collection

26 Agustus 2021 - 22:12 WIB

Trending di Artikel